Aplikasi Buku Keuangan Bendahara / Kas Umum Sekolah v4.00 Siap Cetak
Definisi Tujuan dan Fungsi Perpustakaan Sekolah

Definisi Tujuan dan Fungsi Perpustakaan Sekolah

Definisi Tujuan dan Fungsi Perpustakaan Sekolah

Definisi Tujuan dan Fungsi Perpustakaan Sekolah

Definisi Tujuan dan Fungsi Perpustakaan Sekolah. Perpustakaan sekolah adalah suatu tempat dimana para siswa memperoleh akses terhadap informasi dan pengetahuan. Dalam manifesto IFLA (International Federation of Library Association), yang kemudian diratifikasi oleh UNESCO pada tahun 1999, dinyatakan bahwa perpustakaan sekolah menyediakan informasi dan ide-ide yang sangat mendasar terhadap berfungsinya dengan sukses suatu masyarakat berbasis informasi dan pengetahuan dewasa ini. Dalam manifesto IFLA juga dinyatakan bahwa perpustakaan sekolah harus membekali siswa dengan keterampilan belajar sepanjang hayat dan mengembangkan imajinasi yang memungkinkan mereka hidup sebagai warganegara yang bertanggung-jawab.

Tujuan perpustakaan

  1. Mengembangkan minat, kemampuan dan kebiasaan membaca;
  2. Mendaya gunakan budaya tulisan;
  3. Mengembangkan kemampuan mencari, mengolah dan memanfaatkan informasi;
  4. Mendidik siswa agar dapat memelihara dan memanfaatkan bahan pustaka;
  5. Meletakkan dasar-dasar kearah belajar mandiri;
  6. Memupuk minat dan bakat;
  7. Menumbuhkan penghargaan terhadap pengalaman imajinatif, dan
  8. Mengembangkan kemampuan memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan atas tanggung jawab dan usaha sendiri.

Tugas perpustakaan

Perpustakaan sekolah bertugas melayani peserta didik pendidikan kesetaraan yang dilaksanakan di lingkungan satuan pendidikan yang bersangkutan dan mengembangkan layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi

Fungsi perpustakaan

  1. Khasanah penyimpan karya manusia
  2. Sumber informasi
  3. Fungsi rekreasi
  4. Fungsi Budaya
  5. Fungsi Penelitian
  6. Fungsi Pengambilan Keputusan

Kondisi umum perpustakaan

  1. Hingga saat ini, perpustakaan di sekolah-sekolah baik pendidikan dasar maupun menengah di Indonesia kelihatannya belum dipandang penting untuk peningkatan kualitas pendidikan.
  2. Sebagian besar siswa banyak yang mencari informasi ke internet daripada perpustakaan
  3. Kurangnya aktor intelektual dibalik perpustakaan sekolah
  4. Hampir semua sekolah memiliki perpustakaan namun masih banyak yang belum sesuai standar penyelenggaraan, pengelolaan dan pengembangan perpustakaan sekolah
  5. Pembelajaran dengan melibatkan perpustakaan belum masuk dalam kebijakan pemerintah
  6. Motivasi tenaga perpustakaan yang sesuai kompetensi untuk bekerja di lingkungan perpustakaan sekolah masih kurang

Faktor Penyebab Keterbelakangan perpustakaan

  1. Rendahnya persentase anggaran yang dialokasikan untuk sektor pendidikan baik di tingkat nasional maupun daerah.
  2. Lemahnya perencanaan program perpustakaan di tingkat sistem baik nasional maupun daerah.
  3. kurangnya upaya pemerintah termasuk pemerintah daerah untuk mencari berbagai terobosan bagaimana mendanai pelayanan perpustakaan.
  4. lemahnya upaya pengintegrasian pelayanan perpustakaan dengan kurikulum sekolah di tingkat operasional.

Kendala yang Dihadapi perpustakaan

  • Pola pikir atau mind set masyarakat
  • Sarana dan prasarana
  • Budaya masyarakat
  • Pengaruh tayangan televisi dan perangkat telekomunikasi
  • Komitmen dan kesadaran pemangku kepentingan

Program Penguatan perpustakaan

Suatu program yang tepat untuk penguatan perpustakaan sekolah harus dirancang dan diimplementasikan secara bertahap.

Program ini merupakan suatu upaya untuk memperbaiki pelayanan yang amat diperlukan untuk membantu meletakkan landasan perubahan, yang dirancang untuk menyempurnakan proses pengajaran dan pembelajaran di sekolah-sekolah. Perbaikan yang didanai dari program tersebut mencakup: renovasi ruang perpustakaan, pembelian buku-buku dan bahan-bahan lainnya, dan penyelenggaraan pengembangan profesional untuk pustakawan, guru dan administrator sekolah untuk mengintegrasikan perpustakaan sekolah ke dalam aktifitas pengajaran dan pembelajaran.

Setiap perpustakaan sekolah seharusnya memiliki pustakawan penuh waktu dan mengimplementasikan suatu penjadwalan perpustakaan yang fleksibel yang memungkinkan para siswa dan guru dapat menggunakan perpustakaan sepanjang hari, bukan hanya pada jam-jam tertentu. Selain itu, perlu dibuat suatu program penyediaan bantuan teknis perpustakaan untuk sekolah-sekolah.

Panduan dan Evaluasi perpustakaan

  1. Perpustakaan harus memfasilitasi berbagai aktifitas seperti: belajar kelompok, penelitian sederhana, dan membaca tenang
  2. Koleksi buku, bahan-bahan penelitian, komputer dan pangkalan berkas harus relevan dengan kegiatan pengajaran di kelas
  3. Perpustakaan harus dioperasikan dengan jadwal yang fleksibel yang memungkinkan para guru dan siswa dapat menggunakan perpustakaan sepanjang hari sekolah sesuai dengan kebutuhan, bukan hanya selama jadwal belajar di kelas
  4. Perpustakaan harus diberikan staf yaitu pustakawan penuh waktu yang mengkonsentrasikan diri pada dukungan aktifitas pengajaran dan pembelajaran, dan staf pendukung dan tenaga sukarela untuk melakukan tugas-tugas klerikal yang biasanya dilakukan oleh pustakawan.

Share On :

Note :
  • Gunakan bahasa ramah lingkungan. Link promo masuk Spam
  • Jika tidak memiliki akun disqus, silahkan login dengan akun media sosial anda.
  • Gunakan parse tool untuk style teks dan kode HTML.
Copyright © | Proudly powered by Blogger
DMCA.com Protection Status