Makna Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Dini

Makna Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Dini
Makna Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Dini
Anak merupakan makhluk individu yang sejak lahir telah membawa berbagai potensi (fisik, Psikososial, bahasa, inteligensi). Seluruh potensi yang dimiliki anak tersebut baru akan berkembang apabila mendapat pengaruh dari lingkungan di mana anak tersebut berada.

Ditinjau dari sudut religi anak merupakan mahluk Allah yang perlu ditumbuh kembangkan atau dididik (QS an-Nur: 59, QS al_Hajj : 5, QS Luqman : 13-19, dll) sehingga mampu menjalankan fungsinya sebagai makhluk Allah yang memiliki keimanan, ketaqwaan padaNya dalam melakukan berbagai kegiatan sebagai Khalifah di muka bumi.

Makna Pertumbuhan dan Perkembangan


1. Makna Pertumbuhan


Pertumbuhan (growth) sering dicampur baurkan dengan perkembangan (development). Walaupun kedua istilah tersebut nampaknya mempunyai gejala yang sama yaitu perubahan tetapi pada kenyataannya berbeda. Pertumbuhan (growth) digambarkan sebagai perubahan yang menyangkut segi kuantitatif, perubahan besar, jumlah, ukuran organ, sebagai contoh adalah peningkatan dalam ukuran struktur fisik, disini terjadi perubahan menjadi besar, sehingga ukuran berubah; tidak hanya menyangkut segi fisik yang nampak saja tetapi juga organ-organ didalam dirinya. Keadaan perubahan ini biasanya dapat diamati melalui penimbangan, pengukuran berat badan, lingkaran kepala anak.

Ciri Pertumbuhan: (1) merupakan perubahan yang dapat diukur secara kuantitatif, (2) mengikuti perjalanan waktu, (3) dalam keadaan normal, setiap anak memiliki pertumbuhan tertentu.
Manusia tidak pernah statis, semenjak pembuahan hingga ajal selalu terjadi perubahan, baik dalam kemampuan fisik maupun kemampuan psikologis.Piaget menjelaskan bahwa struktur itu "tidak pernah statis dan sudah ada semenjak awal." Dengan perkataan lain, organisme yang matang selalu mengalami pertumbuhan yang progresif. Pertumbuhan anak usia dini yang sehat dan normal dapat dilihat dalam grafik diatas

2. Makna Perkembangan


Perkembangan (development)adalah bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan, sebagai hasil dari proses pematangan. Peristiwa perkembangan ini biasanya berkaitan dengan masalah psikologis seperti kemampuan gerak kasar dan halus, intelektual, sosial dan emosional.

Makna Perkembangan

Gambar di atas merupakan ilustrasi bagaimana proses berkembang itu terjadi, diawali dari bayi baru lahir dengan kondisi kemampuan untuk telentang saja dengan bertambahnya usia serta matangnya otot-otot tubuhnya ia mulai dapat tengkurap sendiri kemudian ia akan dapat duduk sendiri dan mulai berdiri setelah cukup kuat ia akan mulai berjalan dan akhirnya berlari.Untuk memudahkan orangtua atau guru memantau perkembangan seorang anak maka dapat dilihat melalui grafik gambar perkembangan anak seperti di bawah ini.

grafik gambar perkembangan anak

Perkembangan merupakan serangkaian perubahan progresif yang terjadi sebagai akibat dari proses kematangan dan pengalaman. Seperti yang dikatakan oleh Van den Daele "perkembangan adalah perubahan secara kualitatif". Perkembangan bukan sekedar penambahan berat badan dan tinggi badan seseorang atau peningkatan kemampuan seseorang, melainkan suatu proses.

Perkembangan berlangsung terus-menerus, maka apa yang terjadi pada suatu tahap akan mempengaruhi tahap-tahap berikutnya. Umpamanya kekurangan gizi pada masa kanak-kanak akan merugikan bagi perkembangan jasmaniah maupun rohaniah. Ketegangan emosional yang disebabkan oleh keadaan lingkungan rumah tangga yang kurang sehat akan membekas dalam perkembangan pribadi anak.

Perkembangan mengikuti suatu pola tertentu.Perkembangan tidak terjadi begitu saja, tetapi terjadi secara teratur mengikuti pola tertentu. Setiap anak berkembang menurut polanya sendiri yang unik atau khas bagi dirinya, akantetapi pola yang unik itu hanya merupakan variasi dari dasar yang umum. Pola tingkah laku individu yang satu berbeda dengan pola tingkah laku individu yang lain.

Lingkungan tempat anak dibesarkan membatasi perkembangan kepribadiannya, memupuk perkembangan pola tingkah laku tertentu, di pihak lain merintangi pola yang lain, sesuai dengan tuntutan masyarakat. Di samping adanya kesamaan sifat dan ciri-ciri yang terdapat pada anggota masyarakat itu, terdapat pula perbedaan-perbedaan pada individu-individu dalam masyarakat tersebut.
Artikel Terkait

Catatan:

File yang kami bagikan kami simpan di google drive, jika file format word dan excel dialihkan ke aplikasi google doc maka unduh / save as dulu ya. Namun jika kesulitan, silahkan baca cara downloadnya