Aplikasi Buku Keuangan Bendahara / Kas Umum Sekolah v4.00 Siap Cetak
Pengertian, Fungsi dan Jenis Kurikulum di Indonesia

Pengertian, Fungsi dan Jenis Kurikulum di Indonesia

Pengertian, Fungsi dan Jenis Kurikulum di Indonesia

Pengertian, Fungsi dan Jenis Kurikulum di Indonesia

Kurikulum adalah seperangkat rencana pembelajaran dan pengaturan mengenai tujuan ,isi dan bahan pelajaran serta cara yang di gunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pembelajaran untuk mencapai tujuan program pendidikan yang di berikan oleh suatu lembaga pendidikan berupa rancangan penyusunan perangkat pembelajaran.

Satuan atau program PAUD adalah layanan PAUD yang dilaksanakan pada suatu lembaga pendidikan dalam bentuk Taman Kanak-kanak (TK)/Raudatul Athfal (RA)/Bustanul Athfal (BA), Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), dan Satuan PAUD Sejenis (SPS).

Fungsi kurikulum

  • Alat untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.
  • Merupakan program yang harus di laksanakan oleh guru dan murid dalam proses belajar mengajar, guna mencapai tujuan tujuan itu.
  • Merupakan pedoman guru dan siswa agar terlaksana proses belajar mengajar dengan baik.

Fungsi kurikulum bagi guru/kepala sekolah/pengawas

  • Untuk pengembangan
  • Tolok ukur /barometer
  • Pengkontrolan
  • Penilaian
  • Pedoman
  • Patokan

Jenis kurikulum di indonesia

Kurikulum 1968

Kurikulum 1968 merupakan pembaharuan dari kurikulum 1964 dari pancawardana menjadi pembinaan jiwa pancasila.

Kelebihannya adalah pendidikan di arahkan kpada kecerdasan dan ketrampilan serta mengembangkan fisik yang sehat dan kuat.Kelemahan hanya memuat pelajaran yang pokok saja.

Kurikulum 1975

Dalam kurikulum ini setiap bidang study dicantumkan tujuan kurikulum dan setiap pokok bahasan diberikan tujuan intruksional umum di jabarkan ke intruktional khusus.

Kelebihannya; menekankan pada pendidikan yang lebih efektif dan efisien dalam hal daya dan waktu yang akan di capai dari setiap kegiatan.Kelemahannya; guru di buat sibuk menulis rincian apa yang akan di capai dari setiap kegiatan pembelajaran.

Kurikulum 1984

Proses belajarnya menggunakan pendekatan belajar mengajarnya memberikan tekanan kepada pembentukan keterampilan yang dilakukan secara efektif dan efesien.

Kelebihannya ;
pendekatan pembelajaran yang memberikan kesempatan kpada siswa unt aktif terlihat secara fisik, mental, intelektual dan emosional dengan harapan siswa memperoleh pengalaman belajar secara maksimal ,baik dalam ranah kognitif ,afektif maupun psikomotorik.

Kekurangannya ;
  • Posisi siswa ditempatkan sebagai subyek belajar
  • Banyak sekolah kurang mampu menafsirkan cbsa
  • Suasana gaduh di ruangan kelas lantaran siswa berdiskusi , disana sini ada tempelan gambar dan yang menyolok guru tak lagi mengajar model berceramah.

Kurikulum 1994

Pembagian tahapan pembelajaran di sekolah dengan sistem catur wulan.
Lebih menekankan materi pelajaran. Bersifat populis yaitu memberlakukan satu sistem kurikulum unt semua siswa se indonesia. Guru dalam pelaksanaan kegiatan dapat mengunakan strategi yang melibatkan siswa aktif dalam belajar baik secara mental.fisik dan sosial

Kelebihannya: penggunaan strategis yang melibatkan siswa aktif dalam belajar baik secara mental,fisik dan sosial, pengajaran dari yang konkret ke hal yang abstrak, dari hal yang mudah ke hal yang sulit, dari hal yang sederhana ke hal yang kompleks

Kekurangannya:
  • aspek yang dikedepankan terlalu padat
  • konsep pengajarannya satu arah dari guru ke murid
  • beban belajar siswa terlalu berat karena banyak mata pelajaranya
  • Materi pelajaran yang terlalu sukar karena kurang relevan dengan tingkat perkembangan berpikir siswa dan kurang bermakna.

Kurikulum 2004

Menekankan pada ketercapaian kompetensi siwa baik secara indifidual maupun klasikal
Berorentasi pada hasil belajar. Penyampaian dalam pembelajaran menggunakan pendekatandan metode yang bervariasi. Sumber belajar bukan hanya dari guru juga juga dari unsur lain yang edukatif Penilaian menekankan dari pada proses dan hasil belajar.

Kelebihannya:
Dalam pembelajaran adanya komunikasi dua arah antara guru dan siswa, Pembelajaran berpusat pada siswa, Penggunan pendekatan dan metode yang bervariasi, Sumber belajar yang bervariasi

kekurangan :
kekurangan sumber manusia yang potensi dalam menjabarkan kbk masih rendah kualitas seorang guru

Kurikulum 2006

Karakteristiknya:
  • Menekankan pada ketercapaian kompetensi siswa baik secara individual maupun klasikal
  • Berorentasi pada hasil belajar
  • Penyampaian pembelajaran menggunakan pendekatan dan metode yang bervariasi
  • Sumber belajar bukan hanya guru tetapi juga dari sumber yang lain.
  • Penilaian menekankan pada proses dan hasil belajar
Kelebihan;
  • Dalam pembelajaran adanya komunikasi dua arah antara guru dan siswa pembelajaran berpusat pada anak.
  • Penggunaan metode dan pembelajaran bervariasi
  • Seorang guru benar benar di gerakkan menjadi manusia yang profesional yang menuntut kekereatifitasan.
Kekurangannya
Minimnya sosialisasi dan kesiapan sarana dan prasarana sebagai pendukung pendidikan terutama kesiapan guru dan sekolah untuk menyusun dan mengembangkan kurikulum,

Kurikulum 2013

Kurikulum 13 adalah kurikulum yang berk0laborasi ( keterpaduan ) antara KBK dengan KTSP. Pembelajarannya melalui pendekatan saintifik.

Konsep pembelajaran saintifik adalah mengamati, Menanya, Mengeplorasi, Mengasosiasikan mengkomonikasikan diskusi kelompok. Konsep penilaiannya harus outentik, Kopetensi inti dan kopetensi dasar, Indikator, Tujuan pembelajarannya; Kegiatan inti dengan pendekatan saintifik, Metode pembelajarannya, Alat peraga, dan Langkah langkah kegiatannya.

Share On :

Note :
  • Gunakan bahasa ramah lingkungan. Link promo masuk Spam
  • Jika tidak memiliki akun disqus, silahkan login dengan akun media sosial anda.
  • Gunakan parse tool untuk style teks dan kode HTML.
Copyright © | Proudly powered by Blogger
DMCA.com Protection Status