Prinsip dan Jenis Penilaian Portofolio Pada Kurikulum 2013

Prinsip dan Jenis Penilaian Portofolio Pada Kurikulum 2013

Prinsip dan Jenis Penilaian Portofolio Pada Kurikulum 2013


Penilaian portofolio merupakan teknik lain untuk melakukan penilaian terha­dap aspek keterampilan. Tujuan utama dilakukannya portofolio adalah untuk menentukan hasil karya dan proses bagaimana hasil karya tersebut diperoleh sebagai salah satu bukti yang dapat menunjukkan pencapaian belajar peserta didik, yaitu mencapai kompetensi dasar dan indikator yang telah ditetapkan.

Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan hasil pekerjaan peserta didik, portofolio juga berfungsi untuk mengetahui perkembangan kompetensi pe­serta didik.

1. Prinsip Penilaian Portofolio


Ada beberapa prinsip yang harus dijadikan sebagai pedoman dalam penggu­naan penilaian portofolio. Berikut adalah prinsip-prinsip tersebut.
  • Saling percaya (mutual trust) antara pendidik dan peserta didik; Dalam proses penilaian portofolio pendidik dan peserta didik harus me­miliki rasa saling mempercayai, saling terbuka dan jujur satu sama lain agar tercipta hubungan yang wajar dan alami untuk berlangsungnya pro­ses pendidikan yang baik.
  • Kerahasiaan bersama (confidentiality) antara pendidik dan peserta didik; Kerahasiaan hasil pengumpulan bahan dan hasil penilaiannya perlu dijaga dengan baik dan tidak disampaikan kepada pihak-pihak lain yang tidak berkepentingan.
  • Milik bersama (joint ownership) antara pendidik dan peserta didik; Pendidik dan peserta didik perlu memiliki bersama berkas portofolio. De­ngan adanya rasa memiliki terhadap hasil karyanya, diharapkan akan tum­buh rasa tanggung jawab pada diri peserta didik.
  • Kepuasan (satisfaction); Hasil karya portofolio hendaknya berisi keterangan-keterangan dan / atau bukti-bukti yang memuaskan bagi peserta didik dan pendidik dan meru­pakan bukti prestasi cemerlang peserta didik dan keberhasilan pembinaan pendidik.
  • Kesesuaian (relevance); Hasil karya yang dikumpulkan adalah hasil karya yang berhubungan dengan tujuan pembelajaran.
  • Penilaian proses dan hasil; Proses belajar yang dinilai misalnya diperoleh dari catatan perilaku harian peserta didik. Penilaian hasil merupakan penilaian hasil akhir suatu tugas yang diberikan oleh pendidik.

2. Jenis Portofolio


Secara umum penilaian portofolio, menurut Fosters and Masters (1998), dapat dibedakan menjadi tiga kelompok, yaitu portofolio kerja (working portfolio), portofolio dokumentasi (documentary portfolio), dan portofolio penampilan (show portfolio).

Diharapkan pendidik membuat minimal portofolio penam­ pilan (show portfolio) karena dalam pelaporan hasil belajar pendidik dituntut untuk dapat melaporkan capaian belajar peserta didik. Portofolio penampilan (show portfolio) tidak diskor lagi dengan angka karena penskoran sudah dilakukan melalui penilaian praktik, produk, dan projek. Namun, tidak menutup kemungkinan bagi pendidik untuk membuat dua jenis portofolio lainnya un­tuk kepentingan-kepentingan yang berbeda. Pendidik dapat memilih porto­folio jenis apa saja sesuai dengan kepentingan mereka. Berikut adalah uraian masing-masing jenis portofolio.

a. Portofolio Kerja (Working Portfolio)


Portofolio kerja merupakan pekerjaan peserta didik yang berupa draf, pekerjaan setengah jadi, dan pekerjaan yang telah jadi yang digunakan untuk memantau perkembangan dan menilai cara peserta didik meng­atur atau mengelola belajar mereka. Hasil pekerjaan peserta didik yang paling baik dapat menjadi petunjuk apakah peserta didik telah mema­hami materi pembelajaran dan dapat merupakan bahan masukan bagi pendidik untuk mengetahui pencapaian kurikulum maupun sebagai alat penilaian formatif.

Fungsi Portofolio Kerja

Portofolio kerja berfungsi sebagai sumber informasi bagi pendidik un­tuk mengetahui kemajuan peserta didik dan memungkinkan pendi­dik untuk membantu peserta didik mengidentifikasi kelemahan, kele­bihan, serta kelayakan dalam merancang dan meningkatkan pembel­ajaran.

Tujuan Portofolio Kerja

Portofolio kerja memiliki tujuan untuk menyediakan data tentang cara peserta didik mengorganisasikan dan mengelola kerja. Dengan demi­kian, hal-hal yang dinilai berupa draft, pekerjaan yang belum selesai, atau pekerjaan terbaik peserta didik. Hasil kerja ini digunakan dalam diskusi antara peserta didik dan pendidik.

Manfaat Portofolio Kerja

Bagi peserta didik portofolio kerja memiliki beberapa manfaat, yaitu mengendalikan pekerjaannya, membuat peserta didik merasa bangga atas pekerjaannya, merefleksikan strategi belajar, merancang tujuan belajar, dan memantau perkembangan belajar. Bagi pendidik porto­folio kerja memberi kesempatan untuk memikirkan kembali arti su­atu hasil pekerjaan, meningkatkan motivasi mengajar, dan memper­baiki proses pembelajaran.

b. Portofolio Dokumentasi (Documentary Portfolio)


Portofolio dokumentasi adalah koleksi hasil kerja peserta didik yang khusus digunakan untuk penilaian. Berbeda dari portofolio kerja yang pengumpulannya dilakukan dari hari ke hari, dokumentasi portofolio merupakan seleksi hasilkerja terbaik peserta didik yang akan diajukan dalam penilaian. Jadi, portofolio jenis ini adalah koleksi sekumpulan hasil kerja peserta didik selama kurun waktu tertentu.

Tujuan Portofolio Dokumentasi

Tujuan utama dilakukannya portofolio dokumentasi adalah untuk pe­nilaian sehingga pendidik harus mampu menentukan hasil kerja pe­serta didik sebagai salah satu bukti yang dapat menunjukkan penca­paian belajar peserta didik.

c. Portofolio penampilan (Show portfolio)


Portofolio penampilan (show portfolio) merupakan kumpulan sampel karya terbaik dari KD – KD pada KI-4. Portofolio setiap peserta didik disimpan dalam suatu folder (map) dan diberi tanggal pengumpulan oleh pendidik. Portofolio dapat disimpan dalam bentuk cetak dan/ atau elektronik. Portofolio jenis ini digunakan untuk memilih hal-hal yang paling baik yang menunjukkan karya terbaik yang dihasilkan pe­ serta didik. Dengan demikian, portofolio ini hanya berisi karya peserta didik yang telah selesai, dan bukan proses pengerjaan, perbaikan, dan penyempurnaan karya peserta didik.

Fungsi Portofolio penampilan

Portofolio penampilan (show portfolio) berfungsi sebagai sumber in­ formasi bagi pendidik dalam mendeskripsikan capaian kompetensi peserta didik baik dalam aspek pengetahuan atau keterampilan dalam KD tertentu. Bagi peserta didik, portofolio ini berfungsi sebagai sumber informasi untuk melakukan refleksi diri. Bagi orang tua, por­tofolio berfungsi sebagai sumber informasi tentang capaian belajar peserta didik.

Tujuan Portofolio penampilan

Portofolio penampilan (show portfolio) dapat digunakan untuk men­capai beberapa tujuan, yaitu;

  • mendokumentasikan hasil karya atau capaian kompetensi peserta didik,
  • memberi perhatian pada pres­ tasi kerja peserta didik yang terbaik,
  • bertukar informasi dengan orang tua/wali murid pendidik lain,
  • membina dan mempercepat pertumbuhan konsep diri positif peserta didik,
  • meningkatkan kemampuan peserta didik melakukan refleksi diri.

Portofolio penampilan (show portfolio) dirancang untuk menun­jukkan­ karya terbaik peserta didik dalam mengukur kompetensi ter­tentu sesuai dengan tujuan pembelajaran dalam kurun waktu tertentu. Portofolio­ ini harus menggambarkan hasil karya peserta didik yang asli. Hasil karya yang asli merupakan hal yang paling penting. Selain itu, pendidik juga harus mempertimbangkan seberapa bagus karya yang telah diselesaikan tersebut.

Manfaat Portofolio penampilan

Portofolio penampilan (show portfolio) sangat berguna bagi peserta didik, pendidik, dan orang tua/wali peserta didik. Bagi peserta didik penilaian portofolio penampilan (show portfolio) sangat berguna un­tuk mengetahui kemajuan dan kemampuan belajarnya, terutama da­lam hal memberi umpan balik terhadap kemampuan pemahaman dan penguasaan peserta didik tentang tugas yang diberikan pendidik se­lama kurun waktu tertentu, memberikan umpan balik dalam mem­pertahankan prestasi yang telah dicapai, dan memahami keterbatasan­ kemampuan untuk menguasai materi atau bidang kajian­ tertentu.

Bagi pendidik penilaian portofolio penampilan (show portfolio) sangat berguna untuk mengetahui kemajuan dan kemampuan belajar­nya, terutama dalam hal memberikan umpan balik terhadap kemam­puan pemahaman dan penguasaan peserta didik tentang tugas yang diberikan pendidik selama kurun waktu tertentu, mengetahui bagian yang belum diketahui peserta didik, dan memperoleh gambaran ting­kat pencapaian keberhasilan proses belajar mengajar yang telah dilak­sanakan peserta didik.

Bagi orang tua/wali peserta didik, penilaian portofolio penampil­an (show portfolio) sangat berguna bagi orang tua/wali peserta didik untuk mengetahui kemajuan dan kemampuan belajar belajar putera-puterinya antara lain dalam hal pemahaman tentang kelebihan dan kelemahan putera-puterinya dalam belajar, peningkatan bimbingan yang hendak dilakukan orang tua peserta didik untuk meraih prestasi putera-puterinya, dan peningkatan komunikasi dengan pihak sekolah dalam mendidik puteri-puterinya.
Dilarang mengcopy paste isi postingan ini kecuali menyertakan sumber berupa url postingan ini, terima kasih.

Share On :

Copyright © | Proudly powered by Blogger