Tujuan dan Ruang Lingkup Pengembangan Profesi Kepala Sekolah

Tujuan dan Ruang Lingkup Pengembangan Profesi Kepala Sekolah

Tujuan dan Ruang Lingkup Pengembangan Profesi Kepala Sekolah


Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, kepala sekolah dituntut untuk melaksanakan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB). Pengembangan keprofesian berkelanjutan mencakup berbagai cara dan/atau pendekatan yang dilakukan oleh kepala sekolah secara berkesinambungan belajar setelah memperoleh pendidikan dan/atau pelatihan awal sebagai kepala sekolah. PKB mendorong kepala sekolah untuk memelihara dan meningkatkan standarnya secara keseluruhan pada bidang-bidang yang berkaitan dengan pekerjaannya sebagai profesi. Dengan demikian, kepala sekolah dapat memelihara, meningkatkan, dan memperluas pengetahuan dan keterampilannya serta membangun kualitas pribadi yang dibutuhkan di dalam kehidupan profesionalnya.

Pengembangan profesional kepala sekolah ialah kegiatan yang dilakukan atas dasar kesadaran diri untuk meningkatkan mutu capaian kompetensi diri yang berdampak pada peningkatan mutu layanan pendidikan di sekolah. Pengembangan profesiona l kepala sekolah dilaksanakan secara berkelanjutan disebut pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB).

Rasional pelaksanaan pengembangan profesional kepala sekolah yaitu kepala sekolah mengemban tugas manajerial dan akademik untuk mencapai mutu sekolah. Pengembangan kepala sekolah membutuhkan peningakatan pengetahuan secara terus-menerus dan melakukan inovasi yang diterapkan dalam tugasnya. Wujud dari kinerja pengembangan profesional tersebut didokumentasikan dalam bentuk karya nyata dan diseminasikan melalui publikasi.

Tujuan pengembangan profesional kepala sekolah


  1. meningkatkan kompetensi kepala sekolah untuk mencapai standar kompetensi yang ditetapkan dalam peraturan perundangan yang berlaku,
  2. memutakhirkan kompetensi kepala sekolah untuk memenuhi kebutuhan sekolah dalam perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang berkaitan dengan tugas pokok kepala sekolah
  3. meningkatkan komitmen kepala sekolah dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai tenaga profesional,
  4. menumbuhkan rasa cinta dan bangga sebagai kepala sekolah,
  5. meningkatkan citra, harkat, dan martabat kepala sekolah di masyarakat,
  6. menunjang pengembangan karir kepala sekolah.

Ruang lingkup pengembangan profesional kepala sekolah


  1. pengembangan diri, meliputi: diklat fungional kegiatan kolektif kepala sekolah (KKKS),
  2. publikasi ilmiah, meliputi: presentasi pada forum ilmiah, publikasi hasil penelitian atau gagasan inovatif pada bidang pendidikan formal, laporan hasil penelitian, tinjauan ilmiah, tulisan ilmiah populer, artikel ilmiah, buku dalam bidang pendidikan, karya terjemahan,
  3. karya inovatif, meliputi: menemukan teknologi tepat guna , menemukan/ menciptakan karya seni, mengikuti pengembangan penyusunan standar, pedoman, soal, dan sejenisnya.

1. Pengembangan Diri


Kegiatan pengembangan diri kepala sekolah merupakan upaya untuk meningkatkan profesional diri agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau kebijakan pendidikan nasional serta perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendid ikan dan pelatihan (diklat) fungsional dan/ atau melalui kegiatan kolektif kepala sekolah.

2. Publikasi Ilmiah


Publikasi ilmiah merupakan upaya pengembangan profesional kepala sekolah untuk mendi seminasikan ide dan kinerjanya kepada khalayak melalui karya nyata yang dikemas dalam bentuk tulisan ilmiah dan disajikan dalam forum-forum ilmiah maupun melalui penerbitan .

3. Karya Inovatif


  • Karya inovatif adalah karya hasil pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni yang bermanfaat bagi pendidikan dan/atau masyarakat yang terdiri darimenemukan teknologi tepat guna,
  • menciptakan karya seni,
  • membuat/memodifikasi alat pelajaran/ peraga dan alat praktikum, dan
  • mengikuti pengembangan penyusunan standar, pedoman, soal, dan sejenisnya.

Share On :

Copyright © | Proudly powered by Blogger