Buku Guru dan Siswa PAI Budi Pekerti SD MI Kelas 4 Kurikulum 2013

Buku Guru dan Siswa PAI Budi Pekerti SD MI Kelas 4 Kurikulum 2013

Buku Guru dan Siswa PAI Budi Pekerti SD MI Kelas 4 Kurikulum 2013


Buku Guru dan Siswa PAI Budi Pekerti SD MI Kelas 4 Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 sudah tidak lagi menggunakan standar kompetensi (SK) sebagai acuan dalam mengembangkan kompetensi dasar (KD). Sebagai gantinya, Kurikulum 2013 telah menyusun kompetensi inti (KI). Kompetensi inti adalah tingkat kemampuan untuk mencapai standar kompetensi lulusan yang harus dimiliki seorang peserta didik pada setiap kelas atau program (PP No. 32/2013, pasal 1, ayat 13).

Kompetensi Inti memuat kompetensi sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan, dan keterampilan yang dikembangkan ke dalam Kompetensi Dasar (KD). KD adalah tumpuan untuk mencapai kompetensi inti yang harus diperoleh peserta didik melalui pembelajaran(PP No. 32/2013, pasal 1, ayat 14). Perubahan perilaku dalam pengamalan ajaran agama dan budi pekerti menjadi perhatian utama.

Tujuan penyusunan Buku Pegangan Guru ini adalah untuk memberikan panduan bagi Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam merencanakan, melaksanakan, dan melakukan penilaian terhadap proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Dalam buku ini terdapat lima hal penting yang perlu mendapat perhatian khusus, yaitu: proses pembelajaran, penilaian, pengayaan, remedial, dan interaksi guru dengan Orang tua peserta didik.

Untuk mewujudkan pembelajaran PAI dan Budi Pekerti yang efektif dan budayaa Islami di sekolah, perlu adanya sinergi antara guru PAI dan BP dengan guru lainnya, serta perlu adanya dukungan dari kepala sekolah. Penciptaan budaya Islami dapat dilakukan melalui pembelajaran PAI dan Budi Pekerti baik di dalam kelas maupun di luar kelas seperti di Mushalla, Masjid, Laboratorium atau lainnya yang berada di lingkungan sekolah. Penambahan jam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti dimaksudkan untuk mengoptimalkan pengamalam agama islam bagi peserta didik dan membentuk budaya Islami di sekolah.

Oleh karena itu, penyerapan metode pembiasaan dan keteladanan mutlak di perlukan seperti: tadarus al-Qur'an , doa sebelum pembelajaran dimulai, shalat dhuha, shalat Zuhur berjamaah, PHBI, zikir bersama, outbound Islami, dan lain-lain.

Untuk mengoptimalkan penggunaan buku ini, tahapan berikut sangatlah penting diperhatikan oleh guru.

  1. Bacalah bagian pendahuluan untuk memahami konsep utuh Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, serta memahami Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar dalam kerangka Kurikulum 2013.
  2. Setiap pelajaran berisi: Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar, Tujuan Pembelajaran, Proses Pembelajaran, Penilaian, Pengayaan, Remedial, Interaksi guru dengan Orang tua
  3. Pada sub pelajaran tertentu penomoran Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar tidak berurutan. Hal itu menyesuaikan dengan tahap pencapaian Kompetensi Dasar.
  4. Guru perlu mendorong peserta didik untuk memerhatikan kolom-kolom atau rubrik yang terdapat dalam Buku Teks Pelajaran, sehingga perhatian peserta didik menjadi fokus. Kolom-kolom tersebut adalah:
    • Kegiatan: berisi aktivitas yang harus peserta didik lakukan untuk memahami materi.
    • Tugas : berisi latihan bagi peserta didik untuk menyelesaikan tugas tertentu baik berupa hafalan atau menyelesaikan soal.
    • Insya Allah aku bisa: sebagai tantangan agar peserta didik bisa melakukannya.
    • Ayo berlatih: untuk mengukur penguasaan peserta didik terhadap materi yang dibahas.
    • Rubrik nyanyian dan tepuk tangan Islami: untuk penguatan pembelajaran yang menyenangkan sesuai perkembangan peserta didik.
  5. Guru perlu membaca, memahami dan mengembangkan pesan kunci yang tertulis pada regulasi terkini seperti PP No. 32 tahun 2013 dan Permendikbud terkait Kurikulum 2013.

Buku Guru
Buku Siswa

Dalam pelaksanaannya di sekolah sangat mungkin dilakukan pengembangan yang disesuaikan dengan potensi peserta didik, guru, sumber belajar, dan lingkungan.

Baca juga:

Share On :