Skip to main content

follow us

Sahkah Shalatnya Makmum di Rumah Sedangkan Imam Berada di Masjid


Jika biasanya shalat berjamaah dilakukan dalam satu tempat seperti masjid atau mushalla. Namun di sebagian masjid si makmum melakukan shalat diluar masjid, bahkan melakukan shalat berjamaah dirumahnya sendiri / tetangga yang berada di depan masjid sedangkan imam nerada di masjid. Dengan alasan karena masjid tidak muat menampung banyaknya jamaah, atau karena alasan sakit dan lain-lain.

Pertanyaan
Bagaimana hukum salatnya makmum yang berada di luar masjid atau dirumah sedang imamnya berada didalam masjid seperti keterangan diatas?

Jawaban

Hukum salatnya sah dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

  1. Tidak ada penghalang yang mencegah melihat (ru’yah) dan berjalan menuju imam (istithraq).
  2. Bisa mengetahui gerakan imam baik secara langsung atau isyaroh suara.
  3. Jika makmum diluar / dirumah terpisah dari makmum di masjid maka tidak melebihi batas 300 dziro' (kurang lebih sekitar 144 meter) jarak antara makmum di rumah dengan makmum pada shaf akhir di masjid, namun jika tidak maka tidak disyaratkan 300 dziro'.

لو صلى الماءموم في علو داره بصلاة الامام في المسجد قال الشافعي رضي الله تعالى : لم تصح صلاته (بشرى الكريم)
(فرع) لو وفق احدهما في علو والاخر في سفل اشترط عدم الحيلولة لامحاذاه قدم الاعلى راءس الاسفل وان كان في غير مسجد على ما دل عليه كلام الروضة واصلها والمجموع... (اعانة الطالبين, 2-30)

وان يعلم بانتقالات امامه وان يجتمعهما في مسجد او ثلاثمائة ذراع وان لايحول بينهما حائل يمنع الإستطراق... (سلم التوفيق, 29)

Gambar: Masjid Pondok Pesantren Sidogiri
Referensi:
I'anah al-Thalibin, juz 2 halaman 30
Sullam al-Taufiq, halaman 29
Buka Komentar