Skip to main content
NOM IFROD

KMA 183 Tahun 2019 Kurikulum Madrasah PAI Bahasa Arab

KMA 183 Tahun 2019 Kurikulum Madrasah PAI Bahasa Arab - Pembelajaran PAI di madrasah merupakan pola pembelajaran berbasis disiplin ilmu yang meliputi Al-Qur'an dan Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dan Tafsir. Namun, pembelajaran PAI di madrasah dapat disampaikan dengan pendekatan terpadu atau integrated learning. Misalnya pembelajaran SKI atau Tafsir, Hadis dan Fikih secara terpadu.

Di madrasah juga dimungkinkan pembelajaran Al-Qur'an dan Hadis yang terpadu dengan bidang sains. Terpadu dalam arti bukan semata Islamisasi terhadap sains. Namun, bagaimana nilai-nilai agama Islam yang universal itu mewarnai cara berpikir, bersikap dan bertindak dalam proses pembelajaran dan implementasi sains itu sendiri.

Pembelajaran PAI di madrasah mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi. Standar Kompetensi Lulusan memberikan kerangka konseptual tentang sasaran pembelajaran yang harus dicapai. Standar Isi memberikan kerangka konseptual tentang kegiatan belajar dan pembelajaran yang diturunkan dari tingkat kompetensi dan ruang lingkup materi.

Sasaran pembelajaran PAI, sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan, mencakup pengembangan ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan yang dielaborasi untuk setiap madrasah. Proses pembelajaran sepenuhnya diarahkan pada pengembangan ketiga ranah tersebut secara utuh/holistik, artinya pengembangan ranah yang satu tidak bisa dipisahkan dengan ranah lainnya. Dengan demikian proses pembelajaran secara utuh melahirkan kualitas pribadi yang meliputi sikap, pengetahuan dan keterampilan.

Ketiga ranah kompetensi tersebut memiliki lintasan perolehan (proses psikologis) yang berbeda. Sikap diperoleh melalui aktivitas "menerima, menjalankan, menghargai, menghayati, dan mengamalkan". Pengetahuan diperoleh melalui aktivitas "mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, mencipta". Keterampilan diperoleh melalui aktivitas "mengamati, menanya, mencoba, menalar, menyaji dan mencipta" diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

Untuk itu, setiap satuan pendidikan melakukan perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran serta penilaian proses pembelajaran untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas ketercapaian kompetensi lulusan.

Untuk memperkuat pencapaian kompetensi peserta didik dengan pendekatan ilmiah (scientific) tematik terpadu (tematik antar mata pelajaran) dan tematik (dalam satu mata pelajaran), maka perlu diterapkan proses pembelajaran berbasis penyingkapan / penelitian (discovery / inquiry learning). Selain itu untuk mendorong kemampuan peserta didik untuk menghasilkan karya kontekstual, baik individual maupun kelompok maka sangat disarankan menggunakan pendekatan pembelajaran yang menghasilkan karya (project based learning), dan pembelajaran berbasis masalah (problem based learning).

PAI di Madrasah memiliki fokus kajian sebagai berikut:

a. Al-Qur'an Hadis
menekankan pada kemampuan baca tulis yang baik dan benar, memahami makna secara tekstual dan kontekstual serta mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari. Tidak kalah pentingnya adalah menumbuhkan rasa cinta dan penghargaan tinggi kepada Al-Qur'an dan Hadis sebagai pedoman hidup;

b. Akidah
Akidah berkaitan dengan rasa keimanan yang akan mendorong seseorang melakukan amal shaleh, berakhlak karimah dan taat hukum. Sedangkan akhlak merupakan buah ilmu dan keimanan. Akhlak menekankan pada bagaimana membersihkan diri dari prilaku tercela (madzmumah) dan menghiyasi diri dengan prilaku mulia (mahmudah) dalam kehidupan sehari-hari melalui latihan kejiwaan (riyadlah) dan upaya sungguh-sungguh untuk mengendalikan diri (mujahadah). Sasaran utama pendidikan akhlak adalah hati nurani, karena baik-buruknya prilaku tergantung kepada baik dan berfungsinya hati nurani;

c. Fikih
merupakan sistem atau seperangkat aturan syari'at yang berkaitan dengan perbuatan manusia (mukallaf). Aturan tersebut terkait hubungan manusia dengan Allah Swt. (hablum minallah), sesama manusia (hablum minannas) dan dengan makhluk lainnya (hablum ma `al ghairi) dalam kehidupan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan manusia. Fikih menekankan pada pemahaman yang benar mengenai ketentuan hukum dalam Islam sertaimplementasinya dalam ibadah dan muamalah dalam konteks keIndonesiaan, sehingga semua prilaku sehari-hari sesuai aturan dan bernilai ibadah;

d. Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
merupakan catatan perkembangan perjalanan hidup manusia dalam membangun peradaban dari masake masa. Pembelajaran SKI menekankan pada kemampuan mengambil ibrah/hikmah (pelajaran) dari sejarah masa lalu untuk menyikapi dan menyelesaikan permasalahan masa sekarang dan kecenderungan masa depan. Keteladanan yang baik dan ibrah masa lalu menjadi inspirasi generasi penerus bangsa untuk menyikapi dan menyelesaiakan fenomena sosial, budaya, politik, ekonomi, iptek,seni dan lain-lain dalam rangka membangun peradaban di zamannya.

Download KMA 183 Tahun 2019 Kurikulum Madrasah PAI Bahasa Arab

Selengkapnya bisa anda download pada link berikut ini:
Download

Demikian dari saya tentang KMA 183 Tahun 2019 Kurikulum Madrasah PAI Bahasa Arab, semoga bisa memberikan bermanfaat untuk kita semua.

You Might Also Like: