Contoh Cara Penyusunan Kisi-Kisi Soal Pilihan Ganda


Kisi-kisi penulisan soal tes adalah suatu format atau matriks yang memuat kriteria tentang soal-soal yang diperlukan oleh suatu tes atau ujian. Kriteria Kisi-kisi yang baik adalah: Dapat mewakili isi kurikulum secara tepat, Komponen- komponen banyak dan rinci, Komponen- komponen jelas dan mudah dipahami, dan Dapat disusun soalnya

Komponen Kisi-Kisi yaitu: Satuan pendidikan, Mata pelajaran, Program studi / program pilihan, Kurikulum, Alokasi waktu, Jumlah soal, Bentuk soal, Standard kompetensi, Kompetensi dasar, Bahan kelas/semester, Materi, Jumlah soal per KD, Indikator, dan Nomor soal.

Cara Penyusunan Kisi-Kisi Soal Pilihan Ganda


  1. Satuan Pendidikan; Diisi sesuai dengan satuan pendidikan yang hendak diuji. Misalnya MI, MTs, SMA, SMA.
  2. Mata Pelajaran; Diisi sesuai dengan mata pelajaran yang akan diujikan. Misalnya PKn, Kimia, IPA, IPS.
  3. Program Studi; Diisi sesuai dengan Program Studi Pilihan yang akan diujikan. Misalnya IPA. IPS.
  4. Kurikulum; Diisi sesuai dengan kurikulum yang digunakan sebagai patokan dalam penyusunan kisi-kisi.
  5. Alokasi Waktu; Diisi sesuai dengan julmah waktu yang digunakan untuk menyelesaikan suatu tes. Misalnya untuk IPS  90 menit.
  6. Jumlah Soal; Diisi sesuai dengan banyaknya soal yang digunakan dalam suatu tes..
  7. Bentuk Soal; Diisi dengan pilihan ganda. Untuk soal MI dan MTs pilihan jawaban 4 (empat) dan untuk MA pilihan jawabannya 5 (lima).
  8. Standard Kompetensi; Diisi sesuai dengan SK dari KD yang terpilih sebagai bahan yang hendak diujikan. Tuliskan SK tersebut pada kolom 2 sebagaimana adanya dalam kurikulum yang diacu.
  9. Kompetensi Dasar; Diisi sesuai dengan KD yang terpilih. Pemilihan KD ditentukan berdasarkan KD yang esensial.
  10. Bahan Kelas/Semester; Diisi dengan bahan kelas/semester untuk KD yang terpilih. Misalnya bahan kelas 1/2, kelas II/4, atau kelas III/6. Tuliskan bahan kelas yang diacu untuk SK/KD yang akan diujikan pada kolom 4.
  11. Materi; Diisi dengan materi dari KD yang terpilih atau yang hendak diujikan. Perumusan materi dibuat dalam bentuk kata “benda” seperti misalnya, kolom rumusan uraian materi dalam Kurikulum berbunyi : “menjawab pertanyaan bacaan tentang lingkungan hidup”, maka di dalam materi di kisi-kisi cakup ditulis: bacaan tentang lingkungan hidup.
  12. Jumlah Soal Per KD; 1) Diisi sesuai dengan jumlah soal per KD yang  akan disusun atau hendak diujikan. 2) Penentuan jumlah soal untuk satu KD tergantung pada banyaknya materi yang diajarkan. Semakin banyak materi yang diajarkan dan semakin luas cakupan materinya, semakin banyak soal yang ditanyakan untuk KD yang bersangkutan.
  13. Indikator; 1) Indikator kisi-kisi adalah suatu ciri yang dapat diamati untuk digunakan sebagai petunjuk bahwa suatu SK telah tercapai. 2) Indikator yang baik dinyatakan dengan kata kerja operasional penting diperhatikan dalam penyusunan indikator adalah keterkaitan antara materi, KD, dan SK.
  14. Nomor Soal; 1) Pengurutan nomor soal ini dibuat berdasarkan permasalahan yang sama. 2) Soal diurutkan dari yang mudah ke yang sulit dalam permasalahan yang sama.


Indikator dirumuskan secara singkat dan jelas dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

  • Menggunakan kata kerja operasional yang dapat menunjang SK.
  • Menggunakan satu kata keja operasional.
  • Materi yang dinyatakan sesuai dengan KD yang terpilih.
  • Dapat dibuat soalnya dalam bentuk pilihan ganda.

Kriteria untuk memilih KD yang esensial :

  • Merupakan KD kelanjutan/pendalaman dari satu atau lebih KD yang sudah dipelajari sebelumnya.
  • Merupakan pokok bahasan penting yang harus dikuasai oleh siswa.
  • Merupakan pokok bahasan yang sering diperlukan untuk memperlajari atau untuk memahami mata pelajaran yang lain.
  • Merupakan kesinambungan antar topik dan terdapat pada semua jenjang siswa.
  • Mempunyai nilai aplikasi yang tinggi.

Apabila suatu KD dianggap esensial tetapi tidak dapat disusun soalnya dalam bentuk pilihan ganda, maka KD tersebut tidak dipilih.

Prosedur pemilihan KD adalah :

  • Membaca dan mempelajari terlebih dahulu semua KD yang terdapat pada kurikulum.
  • Memilih KD yang esensial dengan menggunakan kriteria pemilihan KD yang sudah ditentukan. Tuliskan KD yang esensial dan terpilih sebagai KD yang akan diujikan pada kolom 3. Dalam memasukan KD ini hendaknya ditulis dengan nomor KD yang ada dalam standar isi.

Demikian dari saya, semoga bermanfaat...

Buka Komentar Tutup Komentar