Skip to main content

Modul Penyusunan Dokumen KTSP RA

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) untuk RA adalah kurikulum yang dibuat dan dikembangkan oleh satuan pendidikan agar sesuai dengan karakteristik satuan RA tersebut.

Berdasarkan pengertian tersebut, bahwa kurikulum ini dibuat oleh satuan pendidikan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing satuan RA yang memiliki perbedaan dalam beberapa hal. Perbedaan itu seperti keadaan lingkungan geografis, kondisi peserta didik, kesiapan pendidik, kesiapan tenaga kependidikan, latar belakang orang tua yang meliputi tingkat pendidikan, jenis pekerjaan , tingkat ekonomi, kondisi sosial budaya dan nilai-nilai yang dianut mayoritas masyarakat.

Selain itu sarana dan prasarana, pembiayaan yang dimiliki lembaga, dan nilai-nilai yang mendasari satuan RA yang akan dikembangkan serta program yang akan dilaksanakan oleh satuan RA. Melalui pertimbangan faktor- faktor seperti itulah yang kemudian dapat mencerminkan kemandirian dan kekhasan lembaga masing-masing lembaga atau satuan pendidikan. KTSP pada setiap satuan pendidikan akan terlihat berbeda di setiap daerah atau wilayah di mana satuan RA itu berada.

Tujuan KTSP

  1. Meningkatkan mutu pendidikan RA melalui kemandirian dan inisiatif lembaga dalam mengembangkan kurikulum.
  2. Meningkatkan layanan RA dalam mengelola dan memberdayakan sumber daya yang tersedia, baik sumber daya manusia atau sumber daya lainnya;
  3. Meningkatkan layanan proses pembelajaran dalam rangka mengembangkan potensi anak didik supaya mampu mencapai tahap perkembangan kognitif, fisik, sosial, emosional , dan bahasa secara optimal.
  4. Meningkatkan keterlibatan warga RA dan masyarakat dalam mengembangkan kurikulum melalui pengambilan keputusan bersama;
  5. Menyiapkan peserta didik yang memiliki kekhasan keagamaan Islam.

Manfaat Penyusunan KTSP

  1. Manfaat untuk lembaga adalah mendorong terwujudnya otonomi pengelolaan satuan pendidikan RA. KTSP memberikan otonomi yang luas kepada satuan pendidikan disertai seperangkat tanggung jawab untuk mengembangkan kurikulum dan pembelajaran sesuai kondisi dan daya dukung RA tersebut.
  2. Manfaat untuk civitas akademika adalah mendorong kepala RA dan guru serta pihak manajemen untuk semakin meningkatkan kreativitasnya dalam penyelenggaraan program-program pendidikan.
  3. Manfaat untuk anak didik adalah adanya otonomi kurikulum ini mendorong anak bisa belajar sesuai dengan minat dan kebutuhan tumbuh kembangnya, sehingga terwujud anak sebagai subjek pendidikan.

Prinsip Penyusunan KTSP

  1. Memperhatikan sikap spiritual dan sosial anak
  2. Mempertimbangkan fitrah, tahapan tumbuh kembang anak, potensi, bakat, minat dan karakteristik anak
  3. Holistik-Integratif (HI)
  4. Pembelajaran dilaksanakan melalui bermain
  5. Mempertimbangkan kebutuhan anak termasuk anak berkebutuhan khusus
  6. Berkesinambungan atau kontinum perkembangan anak dari usia lahir hingga usia enam tahun
  7. Memperhatikan Perkembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni
  8. Memperhatikan lingkungan sosial budaya, dan
  9. Fleksibilitas kurikulum

Komponen KTSP RA

1. Dokumen Satu Bagian I

  1. Sejarah singkat
  2. Bagan struktur organisasi lembaga.
  3. Alamat dan peta lokasi lembaga RA.
  4. Status lembaga RA.

2. Dokumen Satu Bagian II

  1. Pendahuluan.
  2. Visi, Misi dan Tujuan Lembaga
  3. Program Pengembangan
  4. Karakteristik Lembaga RA meliputi; Konsep Pendidikan Agama Islam di RA, Muatan Pengembangan Pembelajaran PAI RA, Konsep Moderasi Beragama di RA, Konsep Penguatan Pendidikan Karakter di RA, Konsep Kegiatan Literasi di RA, Konsep Pendidikan Ramah Anak di RA, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ( PHBS) di RA.
  5. Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak dan
  6. Indikator Pencapaian Perkembangan Kelompok Usia 4–5
  7. Muatan Pembelajaran
  8. Beban Belajar di Raudhatul Athfal
  9. Program Tahunan
  10. Kalender Pendidikan RA
  11. Standar Operasional Prosedur (SOP)

Download Modul Penyusunan Dokumen Kurikulum RA

Selengkapnya bisa anda download filenya pada link berikut ini:

Download Modul KTSP RA

Pentingnya kepala RA dan guru memahami konsep KTSP adalah agar mampu melakukan evaluasi diri tentang satuan pendidikan yang dipimpin atau tempat mengajar sehingga mengenali, memahami kekuatan dan kelemahan serta peluang untuk mengembangkan RA yang dipimpinnya. Pemahaman tersebut harus sesuai dengan regulasi yang menjadi payung hukumnya.

Berbagi itu peduli:

Catatan:

File yang kami bagikan bisa langsung di download. Namun jika kesulitan, silahkan baca cara downloadnya

Menarik Untuk Dibaca Juga:

Privacy | Daftar Isi
©2021 NOM IFROD