Ditulis oleh: Ifrod Maksum Ditulis pada: 10/11/2026
Raudhatul Athfal (RA) merupakan satuan pendidikan formal pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini berciri khas Islam yang berfungsi memberikan layanan pendidikan bagi anak usia dini guna mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak secara menyeluruh dan terpadu. Pendidikan pada jenjang RA diarahkan untuk mengembangkan seluruh potensi anak yang meliputi aspek nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional, dan seni sebagai bekal dalam memasuki pendidikan dasar.
Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, sosial budaya, serta tantangan kehidupan abad ke-21 menuntut satuan pendidikan untuk mampu menyelenggarakan pembelajaran yang adaptif, kontekstual, bermakna, dan berpusat pada peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan kurikulum yang mampu mengakomodasi kebutuhan perkembangan anak, karakteristik lingkungan, potensi daerah, serta nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas pendidikan madrasah.
Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam KMA Nomor 1503 Tahun 2025 menekankan pembelajaran yang berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful), sedangkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) menekankan penguatan nilai cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, cinta kepada diri sendiri dan sesama manusia, cinta ilmu, cinta lingkungan, serta cinta tanah air.
Kurikulum Berbasis Cinta adalah sebuah kurikulum yang dirancang dengan menitikberatkan pada pengembangan karakter, pembelajaran berbasis pengalaman, serta perhatian mendalam terhadap aspek sosial dan emosional dalam pendidikan. Kurikulum ini bertujuan untuk melahirkan insan yang humanis, nasionalis, naturalis, toleran, dan selalu mengedepankan cinta sebagai prinsip dasar dalam kehidupan. Dalam praktiknya, Kurikulum Berbasis Cinta menjadi jiwa dari seluruh kegiatan pendidikan, baik yang bersifat Intrakurikuler, Kokurikuler, dan Ekstrakurikuler serta budaya/iklim Madrasah.
Kerangka Kurikulum Berbasis Cinta merupakan kurikulum yang menjadikan cinta sebagai landasan utama dalam pendidikan, dengan tujuan mewujudkan generasi yang toleran, inklusif, dan peduli lingkungan, untuk menciptakan Madrasah yang ramah anak dengan lingkungan belajar aman dari kekerasan dan diskriminasi. Melalui kurikulum ini, Peserta Didik diharapkan berkembang secara holistik, sehat secara spiritual dan mental, serta memiliki kepedulian sosial.
Untuk memudahkan integrasi nilai cinta dalam pembelajaran, Kurikulum Berbasis Cinta merumuskan tiga bagian utama yang memuat lima topik utama, yang disebut sebagai Panca Cinta:
a. Cinta Allah dan Rasul-Nya
Menjadi dasar dari semua cinta, dengan meneladan sifat-sifat Allah yang penuh rahmat dan perilaku Rasulullah SAW. yang penuh kasih, lembut, dan penuh kepedulian.
b. Cinta Ilmu
Ilmu menjadi jalan untuk memahami kebesaran Tuhan dan sarana memperbaiki diri serta kehidupan.
c. Cinta Lingkungan
Alam dipandang sebagai manifestasi cinta Ilahi yang harus dijaga dan dirawat dengan penuh tanggung jawab.
d. Cinta Diri dan Sesama Manusia
Menumbuhkan welas asih, empati, serta penghargaan terhadap diri sendiri dan orang lain, sebagai bentuk cinta yang menyatukan.
e. Cinta Tanah Air
Rasa kebangsaan dipandang sebagai bagian dari iman dan tanggung jawab kolektif untuk membangun negeri dengan cinta dan pengabdian.
Download Dokumen 1 RA
Lampiran
- SK Tim Pengembangan Kurikulum Madrasah
- SK Penetapan Kurikulum
- SK Penetapan Kalender Pendidikan
- Contoh RPP Intrakurikuler
- Contoh RPP Kokurikuler
- Undangan penyusunan Kurikulum
- Daftar hadir Penyusunan Kurikulum
- Berita acara penyusunan Kurikulum
- Notulen Rapat Penyusunan Kurikulum
- Dokumentasi penyusunan Kurikulum